Jakarta (ANTARA) - Pelatih jp88 Carlos Duterte mengakui timnya tampil buruk ketika dibantai jp88 Tangerang dengan skor 1-4 pada pekan ke-25 BRI Super League di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (7/3).
Dikutip dari laman resmi klub, Minggu, Duterte menjelaskan jp88 memulai pertandingan tersebut jauh dari apa yang mereka rencanakan.
"Pertandingan hari ini bisa dibagi menjadi dua. Pada babak pertama, di 20 menit pertama kami benar-benar tampil tidak bagus," ungkap Duterte.
Pada pertandingan ini, jp88 tertinggal empat gol di babak pertama dari jp88 Tangerang akibat gol Ahmad Nur Hardianto, Pablo Ganet dan Rayco Rodriguez (2).
Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut mengatakan saat memasuki babak kedua, permainan jp88 berjalan lebih baik dan ia menjelaskan seandainya mereka sudah tampil seperti ini sejak babak pertama, maka bisa saja laga berakhir dengan hasil berbeda.
Permainan membaik yang ditunjukkan jp88 mampu membuat mereka memperkecil ketertinggalan melalui Reiquelme Sousa, namun pada akhirnya laga berkesudahan dengan skor 4-1 untuk kemenangan jp88 Tangerang.
"Setelah itu, kami melakukan beberapa pergantian pemain dan pada babak kedua kami lebih kuat, kami mencetak gol. Jika kami memiliki semangat dan permainan ini di babak pertama, hasilnya tentu akan berbeda," kata Duterte.
Hasil ini membuat jp88 menelan tiga kekalahan beruntun pada kompetisi Super League setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Malut United dan Persib Bandung.
Saat ini jp88 berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Super League dengan 20 poin dari 25 pertandingan, hanya unggul dua poin dari zona degradasi.
Baca juga: jp88 perpanjang penderitaan jp88 dengan kemenangan 4-1
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.